Tampilkan postingan dengan label Laundry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laundry. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 November 2009

Jasa Laundry Masih Prospektif

MADIUN – Meski kian banyak pemain yang terjun di bisnis jasa pencucian pakaian atau laundry, laundrytidak membuat usaha di bidang ini lesu. Sebaliknya, usaha ini dinilai masih prospektif hingga beberapa tahun ke depan. Setidaknya, itu terlihat dari pengguna jasa yang cenderung meningkat.

Maria, salah satu pengusaha laundry, misalnya, mengaku sejak menekuni usaha setahun terakhir, konsumen terus meningkat dari bulan ke bulan. Bahkan, dari penghasilannya ia mampu menambah mesin laundry hingga kini berjumlah tiga unit. ‘’Padahal, awal buka saya hanya mempunyai satu unit mesin,’’ terangnya.

Ia mengaku saat ramai seperti musim hujan, dalam satu bulan bisa meraih pendapatan Rp 5 juta-Rp 6 juta. Tidak mengherankan jika Maria ingin menambah lagi satu unit mesin laundry.

Biaya laundry yang dipatok Maria saat ini antara Rp 5 ribu-Rp11 ribu per potong. Sedangkan konsumennya mayoritas kalangan pekerja pria lajang yang hidup kos.
Rencana menambah mesin juga dilontarkan Stefani, pengelola laundry lainnya.
Alasannya, permintaan jasa cucian di laundry-nya terus meningkat. ‘’Kalau musim hujan omzet bertambah sekitar 30 persen dibanding hari-hari biasa,’’ ungkapnya.

Saat ini Stefani memiliki tiga unit mesin laundry dan tiga mesin pengering. Pelanggannya kebanyakan mahasiswa kos. Maklum saja, lokasi usahanya di sekitar sebuah kampus di Kota Madiun. ‘’Memang risikonya sepi jika musim liburan tiba,’’ tambahnya. (dra/isd)
 
Komunikasi Bisnis. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.